Minggu, 25 Agustus 2019

Perubahan drastis dari "Siswa* ke *MahaSiswa*

 Ini dimulai dari bulan September 2017

aku diterima di Salah satu Institut Ilmu Kesehatan Swasta di Kota Kediri

jadi sedikit gambaran kediri itu memang tidak seramai jakarta ,bandung, ataupun surabaya, namun seiring berjalannya waktu dan begitu cepatnya proses pembangunan, sekarang pun kediri banyak mengalami perubahan, mulai dari banyaknya taman, pusat perbelanjaan modern, taman,dan lain- lain


aku memang benar- benar asli pribumi kediri hehe, 20 tahun sudah aku tinggal di sini, jadi aku semakin paham betul perkembangan dari jama hula dulu sampai sekarang


sekarang langsung saja kita bahas masalah kuliah  ya hehe

mengalami masa peralihan dari siswa menjadi mahasiswa itu bukan hal yang mudah, dulu saat kita SMA pasti kita selalu tidak sabar ingin cepat menyelesaikan studi di SMA dan masuk ke perguruan tinggi menjadi seorang Mahasiswa, bayangan kita menjadi seorang Mahasiswa itu sangat enjoy dan menyenangkan. yah memang iya, tapi hal itu hanya berlaku di Sinetron, Faktanya jauh bahkan berbeda 180°, di Sinetron yang kita tahu kebanyakan kuliah terserah mau pakai baju apa, berangkat jam berapapun, dan yah kayak seneng- seneng aja gitu barusan berangkat tiba-t

iba pulang aja gitu, aku bener-bener selalu mengingat wejangan dari Guru Matematika SMA ku, saat itu kami bercakap-cakap dan beliau bertanya padaku "Setelah ini kamu kuliah ya saf" dan aku menjawabnya "iya pak insyaallah kalau tidak ada kendala" lalu aku berkata lagi "kuliah itu enak ya pak, pakek baju bebas, gak harus terikat seperti SMA begini, harus pakai atribut lengkap,". belum lagi aku yang saat itu dekil tanpa sunblock atau moisturizer karena di sekolahku bener-bener dilarang keras untuk dandan bahkan temanku sempat saat upacara ketahuan memakai lipstick di bibirnya itupun langsung disuruh hapus pakai dasi nya, lanjut lagi tentang percakapanku dengan pak guru tadi, si bapak menjawab perkataanku tadi "nak, perlu kamu ingat memang benar kuliah itu santai, pakai baju bebas tapi yang perlu kamu ingat nanti, yang bebas itu hanya pakaiannya, bukan otaknya, selalu ingat ucapan bapak nanti"

dan yah benar sekali

sebelumnya aku shock saat menjalani hari-hari sebagai mahasiswa baru. banyak hal yang berbeda dari kebiasaan ku saat SMA, mulai dari cara kita bergaul, cara kita bersikap dengan orang lain terutama terhadap dosen, dan tidak mudah juga beradaptasi terutama dengan teman sekelasku yang jumlahnya 60 orang, itu 2x lipat teman sekelasku saat SMA dulu,dulu saat SMA guru yang mengajari kita, memberikan tugas, dan bagaimana cara dia memberikan kita nilai yang bagus meskipun terkadang kinerja kita sangat jauh dari harapan guru, namun guru dengan penuh dengan kesabaran ibarat nya *menyuapi* kita, sedangkan kalau dalam perkuliahan kita harus *makan sendiri*
ibarat dosen hanya memberi makanan dan kita yang mengatur mau konsumsi nya dengan cara yang seperti apa
kejar deadline dan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) dulu sering dilontarkan oleh kakak tingkatku, dalam benakku "ah, aku pasti bisa menyelesaikan tugasku tanpa harus gak tidur semalaman bahkan beberapa malam"
yah yang namanya hidup di dunia
apa yang terjadi seringkali diluar ekspetasi.
deadline yang cukup padat dengan waktu yang tidak terlalu banyak, membuatku sempat shock, tidak cuma tugas kelompok, namun tugas individu saja, sampai suatu saat aku termenung hingga tidak tahu mana yang kiranya harus kukerjakan terlebih dahulu,
dari  materi yang disampaikan oleh dosen juga tentang POAC yaitu Planning Organizing Actuating Controlling, dari situ aku belajar, tidak usah merencanakan hal yang terlalu besar, aku mencoba membuat sebuah timeline kegiatan dan timeline tugas, di hari ini aku harus menyelesaikan deadline itu dan mempelajari materi ini (materi yang akan disampaikan dosen) agar saat beliau menyampaikan setidaknya aku tidak kosong dan geleng-geleng

kemudian membuat timeline tugas dimana aku bisa memprioritaskan mulai dari tugas berat sedang ringan dengan rentang waktu nya juga teratur agar tugas selesai sebelum deadline nya
dulu aku sempat mempunyai pikiran "dosen? makhluk apa anda ini? sadis sekali"
itu saat jiwa kekanak-kanakan ku masih sangat melekat dan rasanya aku ingin sekali kembali ke masa SMA, disitu aku merasa mereka se mena-mena dan tidak mengerti perasaan kami
namun yups yang kalian tahu, kehidupan itu keras, jaman sekarang gak cukup cuma pakai perasaan, semua harus pakai logika hehe

setelah itu seiring berjalannya waktu, aku paham bahwa dosen tidak sejahat yang aku kira bahkan tidak sedikit dari mereka yang kebaikannya diluar ekspetasi ku seperti diam-diam mereka tidak ingin nilaiku rendah, diam-diam mereka memberi tugas yang dia tau aku akan mampu mengerjakannya

meskipun asam manis pahit nya sudah cukup terasa, tapi dari situ aku mulai sadar
mengapa disebut "MAHAsiswa" karena terdapat tanggung jawab yang besar, bukan hanya prahara tugas atau pun kewajiban deadline yang harus dikerjakan, namun juga yang terpenting tugas kita sebagai manusia dalam A-Qur'an diwajibkan untuk menuntut ilmu,  kewajiban kita kepada Orang Tua yang istilahnya rela banting tulang  untuk kehidupan kita, untuk biaya kuliah pun tak murah, dan tidak semua orang tua meskipun punya banyak uang mau memberi anaknya kesempatan untuk kuliah loh !

so akupun juga bukan orang lain, dan belum bisa dibilang baik. namun disini aku ingin sharing agar kita sama-sama bisa menjadi anak yang baik :))

so Thankyou so much  sudah mau mengunjungi blog ku 😍
untuk next kalian pengen aku sharing apa? bisa banget tulis komentar kalian dibawah ya 😊😊😊

3 komentar:

  1. Sharing dong tentang susah seneng nya dalam organisasi seperti apa kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih sudah mengunjungi blog saya kak eka 😍 baik requestnya pasti segera ya

      Hapus
  2. kupikir kuliah juga ky di sinetron kak. Ternyataa...
    Hmm next blog sharing about ur campus life,maybe?

    BalasHapus